Cara Bikin Kompos Dirumah Dengan Sampah Bahan Dapur

Cara Bikin Kompos – Pemilik tanaman mana yang mau melihat tanamannya layu karena kekurangan nutrisi? Tentunya tidak ada yang mau tanamannya berhenti tumbuh subur. Oleh karena itu tanaman harus selalu dibuat kompos secara teratur. Mungkin Anda tidak memiliki cukup anggaran untuk membeli kompos.

Tapi jangan khawatir, kamu bisa membuat kompos sendiri di rumah. Membuat kompos juga ternyata sangat mudah dan hemat, karena Anda bisa mencoba mempraktikkannya dengan komponen utama sampah rumah tangga. Tanpa basa-basi.

Sampah yang dihasilkan setiap rumah tangga atau disebut juga sampah rumah tangga memiliki nilai dan fungsi yang lebih jika diolah dengan baik. Salah satunya adalah sampah lembab seperti sisa makanan yang bisa diolah menjadi kompos.

Bagi Anda yang gemar bercocok tanam, mungkin Anda tahu bahwa kompos sangat dibutuhkan agar tanaman bisa tumbuh subur. Jadi daripada menghabiskan lebih banyak uang untuk membeli kompos, mengapa tidak mengolahnya sendiri dari limbah makanan?

Tidak hanya lebih ekonomis, mereka juga membantu melindungi lingkungan.

Penasaran bagaimana cara membuat kompos dari sampah rumah tangga? yuk kita simak cara bikin kompos dari sampah.

 

Langkah-Langkah Cara Bikin Kompos Dari Sampah

cara bikin kompos

  1. Kumpulkan sampah rumah tangga yang akan diolah menjadi pupuk
  2. Masukkan tanah ke dalam wadah yang telah disiapkan
  3. Masukkan sampah organik, larutan gula, pupuk kandang, EM4, ke dalam ember
  4. Sesuaikan kuantitas bahan dengan ukuran ember yang dimiliki
  5. Tambahkan tanah untuk menutupi sampah organik
  6. Siram permukaan tanah menggunakan air
  7. Tutup ember rapat-rapat agar tak terkontaminasi partikel lain
  8. Jauhkan dari paparan sinar matahari langsung
  9. Diamkan selama 3 bulan untuk mendapatkan hasil sempurna.

 

Sampah Rumahan Yang Tidak Bisa Di Jadikan Bahan Kompos

Sampah rumah tangga terbagi lagi dalam beberapa jenis, tak semuanya bisa digunakan sebagai bahan pupuk kompos. Maka dari itu, kenali dulu perbedaan jenis-jenis sampah berikut ini:

  • Sampah basah: terdiri dari bahan-bahan organik yang mudah membusuk. Misalnya sisa makanan
  • Sampah kering: terdiri dari sisa bahan atau material yang tidak bisa atau sulit diurai secara alami. (Misalnya seperti botol plastik, bungkus makanan, dan kabel)
  • Sampah lembut: terdiri dari partikel-partikel kecil, ringan dan mempunyai sifat mudah beterbangan
  • Sampah besar: terdiri dari bangunan rumah tangga yang besar. (Misalnya seperti meja, kursi, atau barang-barang elektronik.)

 

Seperti yang telah disebutkan di atas, ada beberapa sampah daur ulang rumah tangga yang tak bisa dimanfaatkan untuk membuat pupuk kompos. Adapun sampah rumah tangga tersebut antara lain:

  • Minyak goreng
  • Tumbuhan yang terkenan penyakit
  • Kertas kado metalik
  • Kacang walnut
  • Boks minuman yang dilapisi bahan metal
  • Kaca
  • Boks kardus makanan bertekstur berminyak

Setelah mengetahui bahan mana yang bisa dan tak bisa dipakai, mari lanjut membahas cara membuat pupuk kompos dari bahan-bahan tersebut. “cara bikin kompos”

 

Manfaat Bikin Kompos Dirumah

Beberapa manfaat yang kita dapat kan ketika kita membuat kompos sendiri dirumah, simak penjelasan berikut ini.

Mengurangi jejak karbon truk sampah

Kendaraan pengumpul sampah merupakan salah satu sumber jejak karbon bumi. Pengomposan mengurangi jumlah kendaraan pengumpul sampah yang masuk ke rumah kita. Karena sampah yang kita hasilkan sudah berubah menjadi kompos.

Bersyukur atas proses alami yang alami

Pengomposan juga mengajarkan kita untuk bersyukur atas proses alam. Karena semua proses pengomposan dilakukan secara alami dan menggunakan bahan alami (sampah organik).

Beri makan tanah dan makhluk di dalamnya

Pengomposan juga dapat memberikan unsur hara bagi tanah dan makhluk hidup di dalam tanah, karena bahan yang digunakan untuk pengomposan berasal dari sampah organik seperti sisa makanan atau daun.

Mengurangi resiko longsor

Penggunaan kompos lebih ramah lingkungan dan mengurangi pencemaran air dan tanah. Sampah organik yang tersebar dapat dikumpulkan dan digunakan sebagai pupuk untuk menjaga aliran air agar tidak tersumbat, yang dapat mengakibatkan banjir atau longsor.

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *