Fungsi Karbon Aktif Dalam Penjernihan Air dan Cara Pembuatannya!

Selamat datang di artikel yang selanjutnya. Pada artikel ini kita akan membahas tentang fungsi karbon aktif dalam penjernihan air. Yuk kenali dulu apa itu karbon aktif!

fungsi karbon aktif dalam penjernihan air

Karbon aktif atau biasa di sebut arang aktif adalah karbon yang mempunyai kemampuan daya yang baik terhadap anion, kation, dan molekul dalam bentuk senyawa organik dan anorganik, baik berupa larutan maupun gas.

Beberapa bahan yang mengandung banyak karbon dan terutama yang memiliki pori dapat berguna untuk membuat arang aktif. Pembuatan arang aktif biasanya melalui proses aktivasi dengan cara fisika atau kimia di dalam retort. Perbedaan bahan baku dan cara aktivasi dapat menyebabkan sifat dan mutu arang aktif berbeda pula.

Jika anda kesulitan dalam mencari mesin mesin untuk keperluan tertentu, kunjungi website rumahmesin.com. Disana menjual barang barang yang tentunya akan memudahkan pekerjaan sehari hari kita, yuk buruan di klik!

Definisi Arang Aktif/Karbon Aktif

Arang aktif adalah suatu karbon yang mempunyai kemampuan daya serap  yang baik terhadap anion, kation, dan molekul dalam bentuk senyawa organik dan anorganik, baik berupa larutan maupun gas. Beberapa bahan yang mengandung banyak karbon dan terutama yang memiliki pori dapat berguna untuk membuat arang aktif. Pembuatan arang aktif biasanya melalui proses aktivasi arang dengan cara fisika atau kimia di dalam retort. Perbedaan bahan baku dan cara aktivasi dapat menyebabkan sifat dan mutu arang aktif berbeda pula.

Arang aktif dapat berguna dalam sektor industri (pengolahan air, makanan dan minuman, rokok, bahan kimia, sabun, lulur, sampo, cat dan perekat, masker, alat pendingin, otomotif), kesehatan (penyerap racun dalam saluran cerna dan obat-obatan), lingkungan (penyerap logam dalam limbah cair, penyerap residu pestisida dalam air minum dan tanah, penyerap emisi gas beracun dalam udara, meningkatkan total organik karbon tanah, mengurangi biomassa mikroba dan agregasi tanah) dan pertanian (meningkatkan keberhasilan perbanyakan tanaman secara kultur jaringan dan kesuburan media tanaman serta mencegah pembusukan akar).

Perbedaan Dengan Arang Biasa

Arang ini (arang aktif) berbeda dengan arang biasa, karena arang biasa belum melewati proses aktivasi dengan suhu tinggi tersebut. Walau bahan pembuatnya bisa saja sama, arang biasa mengandung bahan beracun untuk tubuh. Sementara itu, arang aktif telah digunakan untuk berbagai keperluan medis, bahkan untuk kecantikan.Umumnya, arang aktif dikonsumsi secara oral atau diaplikasikan ke kulit.

Zat ini juga terkandung dalam berbagai produk seperti pasta gigi dan deodoran.Arang aktif sering disebut dengan karbon aktif, activated carbon, atau activated carchoal.

Jenis Arang Aktif

Setyaningsih, 1995, Membedapat arang aktif menjadi dua menurut fungsinya yaitu,

A. Arang Aktif Penyerap Gas (Gas adsorbent activated carbon)

Jenis arang aktif ini digunakan untuk menyerap material dalam bentuk uap atau gas. Pori-pori yang terdapat pada arang jenis
ini adalah mikropori yang menyebabkan molekul gas akan dapat melewatinya, tetapi molekul dari cairan tidak dapat melewatinya.
Karbon jenis ini dapat ditemui pada karbon tempurung kelapa.

B. Arang Aktif Fasa Cair (Liquid-phase activated carbon)

Arang aktif jenis ini digunakan untuk menyerap kotoran/zat yang tidak diinginkan dari cairan atau larutan. Jenis pori-pori dari karbon ini adalah makropori yang memungkinkan molekul besar untuk masuk. Arang jenis ini biasanya berasal dari batubara dan selulosa.

Fungsi Karbon Aktif Dalam Penjernihan Air

fungsi karbon aktif dalam penjernihan air

Dengan adanya Carbon Active sebagai sebuah penyaringan air minum, maka masyarakat yang berada di kota-kota besar begitu merasakan manfaat yang diberikan. Apalagi bagi mereka yang sangat peduli tentang kesehatan dari air yang mereka minum.

Secara lebih spesifiknya, fungsi arang pada proses penyaringan air ialah sebagai karbon aktif dalam melakukan penyaringan air untuk menjernihkan air tersebut. Hal ini dikarenakan dalam arang mengandung zat karbon aktif yang dapat bekerja dengan cara penyerapan atau absorpsi. Artinya, ketika ada bahan atau benda yang melalui karbon aktif tersebut, maka material yang terkandung di dalamnya akan diserap. Sedemikian sehingga tidak mengherankan apabila bahan ini (arang dengan kandungan karbon aktifnya) mampu mengambil beberapa kandungan tidak baik dari sebuah air yang tercemar, termasuk dalam proses penyaringan air untuk menjernihkannya sekaligus menghilangkan bau dari air tersebut.

Dan berikut kami akan jabarkan beberapa fungsi dan kegunaan dari carbon active dalam hal penyaringan air minum, antara lain:

1. Menyerap bau

Jika sekelompok masyarakat masih menggunakan sumur sebagai sumber air minum mereka maka carbon active ini berfungsi mengantisipasi serta menyerap bau yang berasal dari air sumur tersebut. Tak hanya pada air sumur, begitupun dengan sumber air lainnya yang memiliki bau.

2. Menjernihkan air

Tak hanya air yang berbau, bahkan air yang keruh sekalipun dan terlihat memiliki warna kecoklatan, maka dapat dibersihkan dengan menggunakan senyawa carbon active ini. Dengan banyaknya jumlah pori-pori yang dimiliki, maka carbon active ini dapat dengan mudah menyerap berbagai endapan yang ada pada air tersebut.

3. Menghilangkan Klorin

Senyawa klorin yang terdapat dalam air yang keruh juga dapat dihilangkan berkat peranan dari carbon active. Penggunaan carbon active dalam hal menghilangkan klorin ini juga dianggap sangat aman dan terpercaya untuk pengolahan air sehingga menjadi layak minum.

4. Memberikan rasa segar bagi air saat di konsumsi

Untuk menambahkan sedikit rasa segar pada air putih yang akan dikonsumsi, maka carbon active sangat diperlukan. Dengan berbagai keuntungan yang dimiliki, maka carbon active dapat dengan mudah menambahkan rasa segar pada air tersebut.

5. Menghilangkan berbagai kontaminasi air

Carbon active juga bisa digunakan untuk menghilangkan berbagai zat yang mengkontaminasi air minum. Diantaranya seperti mineral, garam, hingga berbagai senyawa anorganik lainnya.

Dengan menggabungkan carbon active dengan berbagai teknologi lainnya tersebut, maka filter air yang dimiliki bisa menjadi lebih sempurn. Terutama dalam menyerap berbagai zat negatif yang telah mengkontaminasi air minum tersebut.

Untuk lebih jelasnya mengenai fungsi arang sebaiknya kunjungi fungsi fungsi arang dalam penjernihan udara.

Cara Membuat Arang Aktif

Proses pembuatan arang aktif dapat dibagi menjadi dua jenis yaitu:

  1. Pengaktifan secara fisika: caranya yaitu dengan memanaskan bahan baku pada suhu yang cukup tinggi (600–900 °C) pada kondisi miskin udara (oksigen), kemudian pada suhu tinggi tersebut di alirkan media pengaktif seperti uap air dan CO2.
  2. Pengaktifan kimiawi: bahan baku sebelum di panaskan di campur dengan bahan kimia tertentu seperti KOH, NaOH, K2CO3 dan lain sebagainya. Biasanya pengaktifan secara kimiawi tidak membutuhkan suhu tinggi seperti pada pengaktifan secara fisis, tetapi di perlukan tahap pencucian setelah di aktifkan untuk membuang sisa-sisa bahan kimia yang di pakai.

Sekarang ini telah berlangsung pengembangan penggabungan antara metode fisika dan kimia untuk mendapatkan sekaligus kelebihan dari kedua tipe pengaktifan tersebut.

Pembuatan arang ini ada beberapa hal yang harus di perhatikan salah satunya kebersihan. Jika kebersihan dalam pembuatan arang ini kurang, maka hasilnya juga akan tidak bagus. Berikut cara membuatnya.

A. Bahan Pembuatan

Beberapa bahan yang mengandung banyak karbon seperti kayu, serbuk gergajian kayu, kulit biji, sekam padi, tempurung, gambut, bagase, batu bara, lignit dan tulang binatang dapat kita buat menjadi arang aktif. Walaupun demikian, arang ini yang biasa beredar di pasar umumnya terbuat dari tempurung kelapa, kayu dan batubara.

B. Alat Pembuatan

Arang yang merupakan residu dari proses peruraian panasterhadap bahan yang mengandung karbon sebagian besar komponennya adalah karbon. Proses peruraian panas ini dapat di lakukan dengan jalan memanasi bahan langsung atau tidak
langsung di dalam timbunan, kiln atau tanur. Sebahagian besar poripori arang ini masih tertutup oleh hidrokarbon, ter, dan komponen lain, seperti abu, air, nitrogen, dan sulfur (Puziy et al., 2003) yang menghambat keaktifannya atau daya serapnya rendah. Pengaktivasian arang ini menggunakan retort dan steam boiler.

C. Proses Pembuatan

1. Buat api berukuran sedang di area aman. Api unggun merupakan cara termudah untuk membuat arang ini, tetapi Anda bisa melakukannya di perapian rumah. Api harus cukup panas untuk membakar kayu. 

2. Masukkan kayu keras berukuran kecil ke kuali logam. Apabila tidak ada kayu keras, Anda bisa menggantinya dengan bahan tanaman berserat lainnya yang cukup padat, misalnya tempurung kelapa. Masukkan kayu keras atau bahan tanaman ke dalam kuali logam, lalu pasang tutupnya.

3. Masak kuali di api terbuka selama 3-5 jam untuk membuat arang. Ketika bahan dimasak, Anda akan melihat keluarnya asap dan gas dari lubang ventilasi tutup kuali. Hal ini akan membakar semua material pada bahan, kecuali karbon (arang) di dalamnya. 

4. Bersihkan arang dengan air kalau sudah dingin. Sekarang, arang di dalam kuali akan terus panas untuk sementara waktu. Tunggulah sampai arang mendingin. Ketika arang cukup dingin untuk disentuh, pindahkan karbon ke wadah bersih dan bilas dengan air dingin untuk menyingkirkan abu dan segala serpihan yang tersisa, kemudian buang airnya.

5. Giling arang. Pindahkan arang yang dibersihkan ke lumpang dan pakai alu untuk menumbuknya sampai menjadi bubuk halus. Kalau tidak, masukkan arang ke kantong plastik kuat dan hancurkan menjadi bubuk dengan palu.

6. Biarkan bubuk arang kering sepenuhnya. Jika Anda memakai kantong plastik, pindahkan bubuk ke mangkuk bersih; kalau tidak, biarkan di lumpang. Dalam waktu 24 jam, bubuk akan kering.

Demikian atrikel yang dapat saya sampaikan tentang fungsi karbon aktif dalam penjernihan air. Bila terdapat kesalahan dalam pengetikan mohon dimaafkan.

Sampai Jumpa Di Artikel Yang Selanjutnya Yaaa!

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *