6 Hal Baik di Hari Jumat Bikin Hidup Penuh Berlimpah dan Berkah

Hari Jumat adalah hari istimewa, hari terbaik di antara hari-hari dalam seminggu. Mengapa demikian? Ya, karena Allah menjadikan Jumat sebagai hari yang spesial, bahkan peristiwa penciptaan manusia pertama dilakukan di hari Jumat.

“Hari terbaik di mana matahari terbit di dalamnya ialah hari Jumat. Pada hari itu Adam Alaihissalam diciptakan, dimasukkan ke surga, dikeluarkan dari surga, dan kiamat tidak terjadi kecuali di hari Jumat.” (H.R Muslim).

Lalu, apa yang bisa kita lakukan untuk membuat hari Jumat yang kita jalani lebih luar biasa lagi?

Berikut ini 6 hal baik di hari Jumat yang bisa membuat hidup lebih berlimpah berkah, cek satu per satu ya:

1. Bershalawat kepada Rasulullah SAW.

Coba bayangkan dirimu sebagai orang asing yang tersasar di London, kamu tak bisa berbahasa Inggris apalagi dengan aksen British, kamu tak mengerti apapun kata bahasa inggris, namun kamu pernah diajari satu kata yakni “HELP!”

Aneh, ketika kamu mengucapkannya, orang-orang langsung menghentikan aktivitas mereka dan menghampiri untuk membantumu.

Nah, begitu pula dengan Shalawat kepada Nabi. Saat ini mungkin kita tak merasakan apa-apa, kita tak mengerti apa-apa, kita bershalawat tanpa paham maknanya.

Namun tahukah Sahabat, shalawat itulah yang akan bisa menolong kita di akhirat kelak.

Perbanyaklah membaca shalawat “Allaahumma sholli ‘ala Muhammad, wa ‘ala ‘ali Muhammad” karena shalawat kita itu ibarat kita sedang meminta pertolongan pada sang Nabi, sang kekasih Allah, agar ia memberikan syafa’atnya untuk kita kelak di akhirat.

Dengan memperbanyak bershalawat di hari Jumat, insya Allah hidup kita akan jauh lebih dahsyat dan penuh berkah berlimpah.

2. Bersedekah sejak Shubuh

Bersedekah di hari Jumat merupakan sesuatu yang perlu banget dikerjakan, dengan sebaik mungkin. HARUS!

Karena bersedekah di hari Jumat ibaratnya bersedekah di bulan Ramadhan, pahalanya berkali-kali lipat lebih banyak dibanding hari biasanya.

Salah satu yang bisa dilakukan adalah dengan bersedekah orangtua asuh Dongeng Ceria. Ada 99 anak yatim dan dhuafa dari berbagai daerah pelosok, daerah bencana, maupun daerah sekitar Rumah Ceria yang berlokasi di Setu dan Jatiasih, Bekasi.

Bayangkan … hanya dengan sedekah Rp 50.000, kita bisa menjadi bagian dalam program orangtua asuh dari 99 anak yatim dan dhuafa penghafal quran yang berasal dari seluruh daerah di Indonesia. Setiap kali mereka menghafal ayat quran, maka pahala hafalan tersebut turut mengalir pada kita sebagai orangtua asuhnya. Bukankah ini luar biasa?

3. Membaca surah Al Kahfi

Membaca 110 ayat dalam surah Al Kahfi di hari Jumat merupakan hal baik yang jangan sampai terlewatkan, karena begitu banyak hadits mengenai keutamaan membaca surah Al Kahfi di malam Jumat dan di hari Jumat.

“Barangsiapa yang membaca surat Al Kahfi pada hari Jum’at, dia akan disinari cahaya di antara dua Jum’at.” (HR. An Nasa’i dan Baihaqi)

Dalam surah Al Kahfi ini sendiri setidaknya ada 3 kisah masa lalu yang begitu penuh hikmah. Pertama, kisah para pemuda Kahfi yang rela mengasingkan diri di dalam goa daripada berpindah keimanan, sedangkan penguasa saat itu begitu zalim. Kemudian Allah membuat para pemuda ini tertidur hingga 309 tahun, ketika dominasi penguasa tiran telah berganti dengan penguasa yang shalih.

Kisah selanjutnya mengenai pertemuan Nabi Musa alaihissalam dengan Nabi Khidir alaihissalam, betapa banyak keanehan yang diperbuat oleh Nabi Khidir, dari mulai melubangi perahu milik orang miskin, membunuh seorang anak kecil, sampai mendirikan bangunan roboh yang ada di sebuah desa yang padahal penduduknya tidak menyambut mereka dengan baik. Nabi Musa amat tidak sabar melihat perilaku aneh Khidir tersebut, hingga akhirnya mendapat penjelasan.

Terakhir, kisah mengenai Dzulkarnain yang berperjalanan ke negeri asing, dan orang-orang tersebut meminta perlindungan dari Ya’juj Ma’juj, yakni bangsa yang bengis dan jahat. Lalu Dzulkarnain pun membangun benteng untuk membendung serangan Ya’juj Ma’juj.

4. Berdoa

‘Pada hari Jum’at terdapat dua belas jam (pada siang hari), di antara waktu itu ada waktu yang tidak ada seorang hamba muslim pun memohon sesuatu kepada Allah melainkan Dia akan mengabulkan permintaannya. Oleh karena itu, carilah ia di akhir waktu setelah ‘Ashar.’[HR. Abu Dawud]

Ada waktu mustajab di hari Jumat, di mana doa-doa kita pasti terkabulkan. Oleh sebab itu, penting memperbanyak doa kebaikan di hari penuh berkah ini.

5. Menyebarluaskan kebaikan

Banyak cara menyebarluaskan kebaikan, apalagi di zaman digital seperti saat ini.

Ketika ada teman yang memposting kebaikan, maka di hari Jumat sangat baik untuk mengambil kesempatan emas menyebarluaskannya, bantulah dengan men-share, me-like, atau menuliskan komentar pada postingan, agar postingan kebaikan tersebut memiliki lebih banyak orang yang melihatnya.

Mudah, sederhana, namun mengalirkan pahala kebaikan yang tak kalah banyaknya.

“Barangsiapa yang menunjuki kepada kebaikan maka dia akan mendapatkan pahala seperti pahala orang yang mengerjakannya” (HR. Muslim no. 1893).

6. Menahan diri dari hal kurang baik

Jika kita terbiasa mengumpat atau berkata kasar, malas-malasan, bertengkar dengan saudara, dan berbagai perbuatan kurang baik lainnya, cobalah menahan diri agar hal-hal tak baik itu tidak sampao dilakukan di hari Jumat.

Hari Jumat adalah hari spesial, hari raya, maka jangan sampai terkotori dengan hal-hal yang tidak baik.

Wah, semoga 6 hal baik ini bisa dipraktikkan dan membuat hari Jumat kita semakin berlimpah keberkahan.

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *