Cara Membuat Gula Aren Bubuk

 

cara membuat gula aren bubuk
cara membuat gula aren bubuk

Cara Membuat Gula Aren Bubuk – Gula aren (gula merah) merupakan pemanis yang dibuat dari nira yang berasal dari tandan bunga jantan pohon enau. Gula aren sering kali diasosiasikan dengan segala jenis gula yang dibuat dari nira, yaitu cairan yang dikeluarkan dari bunga pohon dari keluarga palma, seperti kelapa, aren, dan siwalan.

Gula aren versi bubuk biasa disebut dengan Gula semut atau Gula Kristal. Dinamakan gula semut karena bentuk gula ini mirip dengan rumah semut yang bersarang di tanah.

Cara Membuat Gula Aren Bubuk

Cara membuat gula aren bubuk (gula semut) tidak jauh berbeda dengan cara membuat gula aren cetak, menggunakan getah bening (nira) dari pohon enau (arengga pinnata). Nira diuapkan untuk mengurangi kadar air, lalu tunggu hingga beberapa lama hingga akhirnya menjadi pemanis organik seperti yang kita kenal saat ini.

Persiapan Membuat Gula Semut Aren

cara membuat gula semut
cara membuat gula semut

Pohon enau yang sudah siap disadap niranya ditandai dengan mengeluarkan aroma harum. Aroma tersebut berasal dari tanda bunga jantan yang berdampingan tumbuh dengan tanda bunga betina.

Dan memang begitu lah keajaiban pohon enau. Pohon dengan nama latin arenga pinnata ini menumbuhkan 2 jenis bunga pada saat bersamaan, yaitu jantan & betina. Yang jantan tidak berbuah sebaik yang betina, oleh karena itu, dimanfaatkan tangkai bunganya untuk mengalirkan nira. Lalu yang betina digunakan untuk kolang-kaling.

Akan tetapi untuk menghasilkan produksi terbaik, petani akan menentukan pohon mana yang cocok untuk produksi gula aren dan mana yang cocok untuk membuat kolang-kaling. Jadi, walaupun membentuk 2 jenis bunga, mereka tidak dipaksa untuk membentuk dua produk sekaligus, yaitu gula aren serta kolang-kaling.

Proses Meninggur untuk Melancarkan Saluran Nira yang akan Disadap

Setelah memutuskan pohon enau yang akan disadap, perajin akan mulai mempersiapkan ritual meninggur.

Pohon enau banyak ditemukan tumbuh di hutan atau ditempat-tempat yang biasanya sedikit terpisah dari perkampungan. Batang pohonnya biasanya dikelilingi semak belukar. Tidak seperti batang kelapa yang bersih, batang enau penuh oleh tinggalan pelepah mati dan ijuk. Sehingga, proses awal meninggur ialah membersihkan kawasan dan batang enau.

Setelah itu,para perajin akan memasang tangga panjang yang terbuat dari bambu. Tangga yang hanya muat seujung telapak kaki ini disebut dengan Sigai. Akan digunakan sejak saat meninggur sampai nanti tangan bunga jantan habis dan proses menyadap dihentikan.

Setelah semuanya siap, meninggur dimulai dengan mengikat gerai bunga aren agar terlihat lebih rapi. Selain iru juga untuk memudahkan saat tangkai bunganya nanti digoyang-goyang ke kiri dan ke kanan.

Tangkai tandan bunga kemudian dipukul-pukul menggunakan alat. Sekeliling tandan dipukul-pukul pelan bergantian kemudian doyang-goyangkan ke kanan dan ke kiri.

Tujuan proses meninggur ini adalah agar akar pembuluh kapiler di dalam tangan (tangkai) bunga pecah berantakan dan aliran niranya nira lancar.

Ritual meninggur ini biasa dilakukan setiap hari selama kurang lebih 1 bulan atau 30 hari. Setelah siap, tangkai atau tandan bunga akan diiris. Dari sana nira akan mengalir ke bambu penampungan yang disebut dengan lodong. Dari sini nira siap diuapkan untuk melanjutkan proses cara membuat gula semut aren.

Proses Penguapan Nira

Meskipun gula semut juga dapat dibuat dari gula cetak, kualitas unggul gula aren kristal hanya diperoleh melalui proses pengeringan Nira. Karena kualitas gula semut aren dari nira jauh lebih baik dari sarinya, Arenga Indonesia memproduksi sari aren (Arenga pinnata).

Nira segar yang baru saja diturunkan dari pohon dibawa ke dapur untuk proses pemasakan. Saat nira dituangkan ke dalam kuali, nira disaring menggunakan kain kasa bersih. Hal tersebut bertujuan untuk mengeluarkan semua unsur yang dapat mengurangi mutu gula. Unsur tersebut berupa ijuk atau serpihan dari daun-daun kering yang tidak sengaja terkena angin dan masuk ke dalam lodong (penampung nira).

Setelah nira disaring dengan kain bersih, sekarang, nira segar tersebut sudah siap dimasak atau dipanaskan.

Dalam pembuatan gula bubuk aren sebenarnya ada 2 cara. Cara yang pertama yaitu dimasak dalam kuali di atas tungku. Akan tetapi, harus diaduk secara berkala dan manual. Artinya selama 3 jam pemasakan adonan tidak boleh ditinggalkan terlalu lama. Api juga harus selalu dijaga. Sebab jika kurang diaduk atau apinya terlalu besar ada kemungkinan gula di dasar wajan akan hangus. Hal itu, akan mengurangi mutu gula bubuk arena tau gula semut.

Cara memasak yang kedua yaitu dengan menggunakan mesin pembuat gula semut. Pada saat ini sudah ada banyak perusahaan yang memproduksi dan menjual mesin gula semut. Dengan menggunakan mesin tersebut, Anda tidak perlu capek-capek mengaduk nira secara manual dengan tangan selama tiga jam. Mesin ini sering disebut dengan kristalisator mesin gula semut.

Selama kurang lebih 3 jam perlahan-lahan kadar air dalam nira akan menurun. Lalu, setelah nira mendidih api tidak boleh terlalu besar karena bisa membuat gula menjadi gosong. Tetapi juga jangan menggunakan api yang terlalu kecil karena gulanya nanti akan lama matang.

Gula Kental Sebelum Terjadi Kristalisasi

Proses pembuatan gula aren bubuk tradisional akan segera mendekati akhir apabila cairan nira manis itu sudah mulai mengental. Indikasinya jika diteteskan ke dalam air terlihat seperti benang dan tidak putus. Sekarang kita sudah bisa menyebutnya gula.

Apabila sudah mencapai tahap ini, angkat kuali dari tungku. Cara membuat gula aren, dilanjutkan dengan mendinginkan sirup gula aren kental selama kurang lebih 10 menit. Campuran tersebut kemudian terus diaduk hingga terbentuk butiran berupa kristal gula. Pencampuran dapat dilakukan dengan tangan atau mesin.

Lanjutan Proses Pembuatan Gula Semut Tradisional

Setelah mengkristal, proses selanjutnya yaitu pengeringan. Bisa dengan dijemur atau dikeringkan melalui ovenisasi seperti di perusahaan Arenga Indonesia. Setelah jadi akan terbentuk gula kristal yang beraroma harum. Gula aren bubuk ini sangat enak untuk minum kopi atau digunakan untuk membuat kue dan makanan lainnya.

Perlu diingat bahwa untuk membuat gula aren diperlukan nira yang berkualitas bagus. Ditambah jika tidak menggunakan bahan pengawet kimia sintetis tentunya akan lebih bernilai plus.

Jika bahan baku niranya berkualitas bagus dan dimasak dengan baik, maka dalam proses lanjutan profesional, pasti menghasilkan gula aren bubuk atau gula semut yang sempurna.

Manfaat Gula Aren Bubuk (Gula Semut)

manfaat gula aren semut
manfaat gula aren semut

Berbagai penelitian telah dilakukan untuk melihat manfaat gula aren. Ini dia 12 manfaat gula aren yang perlu Anda ketahui:

  1. Mengatasi Anemia

Gula aren memilki manfaat untuk mencegah anemia. Gula aren tinggi akan kandungan zat besi, yang dapat bermanfaat bagi penderita anemia. Selain itu, gula aren juga mengandung vitamin B1, B2, B6 dan B12. Gula aren dapat membantu meningkatkan kadar hemoglobin dalam darah. Dan dapat meregenerasi sirkulasi darah dalam tubuh. Konsumsi gula aren secara teratur dapat mencegah anemia dan menyembuhkan sindrom ovarium polikistik (PCO) pada wanita.

  1. Menangkal Radikal Bebas

Kandungan antioksidan dalam gula aren juga bermanfaat bagi tubuh untuk melawan radikal bebas di dalam tubuh. Anda bisa melawan radikal bebas dengan mengkonsumsi gula aren. Radikal bebas merupakan salah satu penyebab penuaan pada kulit. Kandungan polifenol antioksidan dalam gula aren menciptakan manfaat gula aren untuk mencegah risiko penyakit jantung dan risiko penyakit berbahaya lainnya.

  1. Sumber Energi Tambahan

Sama halnya dengan gula pasir, gula aren juga merupakan sumber karbohidrat yang artinya dapat menjadi sumber energi. Manfaat gula aren bila dikonsumsi dapat memberikan energi yang dibutuhkan tubuh untuk beraktivitas dan beraktivitas.

  1. Meningkatkan Daya Tahan Tubuh

Selanjutnya, manfaat gula aren adalah dapat lebih meningkatkan stamina atau daya tahan tubuh. Rasa manis gula aren dapat menghangatkan suhu tubuh Anda. Selain itu, gula aren juga dipercaya secara implisit membantu melancarkan peredaran darah, meredakan nyeri, serta menguatkan limpa.

  1. Melancarkan Pencernaan

Gula aren mengandung serat yang disebut dengan inulin yang bisa membantu pencernaan. Serat inulin dapat membantu mengontrol bakteri usus, memperbaiki pencernaan, dan meningkatkan penyerapan mineral tubuh. Gula aren dapat dikonsumsi sebagai pemanis dalam teh herbal, yang digunakan untuk meningkatkan pencernaan.

  1. Menjaga Kesehatan Tulang

Gula aren mengandung mineral yang bermanfaat bagi tubuh, yaitu mangan. Mineral ini mendukung kesehatan tulang dan dapat mengurangi risiko osteoporosis. Gula aren juga berpotensi menurunkan beberapa faktor risiko diabetes, seperti resistensi insulin.

  1. Membantu Pertumbuhan Sel

Gula aren mengandung 16 asam amino. Asam amino merupakan komponen penting untuk pembentukan protein dan diperlukan untuk pertumbuhan dan perbaikan sel. Sel-sel yang tumbuh kembali bisa membuat tubuh terlihat lebih segar dan awet muda.

  1. Menjaga Sistem Syaraf

Dikutip oleh situs WebMd, gula aren mengandung lebih tinggi kalium daripada sayuran dan pisang. Kalium diperlukan untuk menjaga aktivitas sistem saraf yang baik, seperti kontraksi otot dan detak jantung yang teratur. Mendapatkan cukup kalium juga dapat membantu mengontrol tekanan darah tinggi. Orang dengan kadar potasium sedang telah terbukti lebih kecil kemungkinannya untuk mengalami risiko serangan jantung.

  1. Meningkatkan Daya Ingat

Manfaat gula aren yang selanjutnya yaitu baik untuk meningkatkan daya ingat dan menghilangkan rasa lelah. Anda bisa mencampurkan gula aren ke dalam susu hangat dan meminumnya sebelum tidur. Minuman ini akan bertindak sebagai obat alami untuk meningkatkan daya ingat dan merilekskan tubuh Anda.

  1. Mengatasi Bau Mulut yang Kurang Sedap

Gula aren juga mempunyai manfaat untuk mengatasi bau mulut. Bau mulut bisa berkembang karena bakteri menumpuk di gigi dan gusi setelah makan. Gula aren membuat napas Anda harum dan memastikan kesegaran napas Anda. Pastikan untuk selalu membersihkan gigi dan mulut secara teratur untuk menghilangkan bau yang tidak sedap.

  1. Mengatasi Sakit Tenggorokan

Cuaca dingin dapat menyebabkan gangguan kesehatan, termasuk sakit tenggorokan. Gula aren adalah cara cepat dan nyaman untuk meredakan sakit tenggorokan. Tuangkan gula aren ke dalam campuran segelas air hangat dan lada hitam dan aduk hingga rata, minum secara teratur di malam hari sampai tenggorokan terasa jauh lebih baik dan kembali seperti semula.

  1. Menyembuhkan Infeksi Saluran Kemih

Khasiat lain dari gula aren adalah dapat meredakan infeksi saluran kemih, menyembuhkan rematik, penyakit ginjal, dan masuk angin. Campurkan, gula aren ke dalam secangkir susu hangat dan minum. Kandungan anti inflamasi yang terkandung dalam gula aren membuat saluran kemih lebih sehat sekaligus menyembuhkan infeksi yang ada.

Sekian artikel kali ini, semoga bermanfaat!

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *